Tampilkan postingan dengan label diary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diary. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Mei 2012

Profil : Manchester City

6dc4f0ca98edbb27d22aa76cfca5b322_200px-manchester_citysvg

Manchester City atau The Citizens adalah kesebelasan Inggris yang berada pada 3 Divisi dan pernah menjuarainya. Divisi ke-3 (Liga ke-2) menang 1 kali, Divisi ke-2 (Liga ke-1) menang 7 kali dan Divisi ke-1 (Liga Primer) menang 3 kali terakhir tahun 2011 -2012 ditentukan secara dramatis hanya dalam 5 menit saja. Untuk Eropa tidak terlalu terkenal hanya menang 1 kali.


Berdiri sebagai kesebelasan sudah sangat lama yaitu dari 1880, dalam kancah kompetisi di Eropa dan Inggris, Manchester City tidak begitu manjadi ekseebelasan papan atas. Perubahan terjadi sejak September 2008 sejak dibeli olehAbu Dhabi United Group.


Hal cukup menarik adalah pembibitan dilakukan sudah lama di City, bahkan telah meluncurkan akademi secara on line. Namun hal yang sangat fonumental adalah ketika Manchester City memenangkan Piala Liga Primer Inggris 2011-2012 yang penentuannya hanya dalam waktu 5 menit saja.



Akademi Online (Cityecademy Football)


Salah satu hal yang luar biasa, Manchester City meluncurkan akademi on line beralamat : http://ecademy.mcfc.co.uk/ dipimpin oleh Alex Gibson.


Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan dalam bermain bola. Cityecademy ini merupakan film pendek yang memberikan pelatihan dalam 3 hal yatu teknis, permainan bola dan pelatihan fisik. Awalnya diperagakan oleh pemain City sebelum pelatih memberikan penjelasan detail. Latar belakangnya yaitu : "anak-anak seluruh dunia dapat bermain kemampuan bermain bola dari pemain yang menjadi pujaannya".


Manchester City memiliki akademi yang salah satu tersukses dengan menghasilkan pemain seperti :Shaun Wright-Phillips, Stephen Ireland dan Micah Richards. Menurut Yaya Toure :' Tak terbayangkan sebelumnya dapat belajar bermain bola mulai dari komputer dan telepon genggam ketika masih muda"



Aplikasi gratis dapat di-download dengan menggunakan iPhone berisi lebih dari 50 video. Beberapa pelatihan yang bisa dilihat dan dipelajari yaitu :




  1. Hal Teknis : operan (Passing), penjagaan bola (Control), operan dan perbantuan (Passing and support), berputar (Turning), menggiring bola (Dribbling), berlaru dengan membwa bola (Running with the ball), mengkop dg kepala (Heading), bertahan (Defending), umpan silang (Crossing) dan penyelesaian (finishing), tendangan (Shooting)

  2. Latihan Fisik : pemanasan (Warm up), Kelincahan/kegesitan (Agility), Ketahanan ( Endurance), Kecepatan ( Speed), Pendinginan (Cool down)

  3. Penjagaan Boal : penjagaan dasar (Basic handling), penjagaan satu pemain (One player goalkeeping), penjagaan dalam lingkaran (Goalkeeping circle), kemampuan penjagaan (Handling skills)


Untuk memperoleh pelatihan ini dari iPhone, dengan mencari dengan kata kunci cityecademy.


Kebangkitan Manchester City


Kebangkitan Manchester City terjadi sejak September 2008 Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan pemilik dariAbu Dhabi United Group. Sejak itu dilakukan pembelian pemain-pemain papan atas, dimulai pemecahan rekor transfer di Inggris dengan membeli Robinho sebesar32.5 juta dariReal Madrid.


Selama musim semi 2009, klub mengeluarkan uang lebih dari 100 juta untuk membeli Gareth Barry, Roque Santa Cruz, Kolo Tour, Emmanuel Adebayor, Carlos Tvez dan Joleon Lescott.


Pada awal musim 201011, Man City menyelesaikan trasnfer Jrme Boateng, Yaya Tour, David Silva, Aleksandar Kolarov danMario Balotelli. James Milner menandatangani pada minggu pertama dan Edin Deko bergabung pada transfer windowJanuari 2011. Untuk musim201112 , City menambah pundi-pundi pemain dengaan menggaet Gal Clichy, Stefan Savi?, Sergio Agero, Samir Nasri danOwen Hargreaves.


Untuk pelatih yang Juni 2008 Mark Hughes menggantikanSven-Gran Eriksson, pada Desember 2009 digantikan olelRoberto Mancini. Sungguh pilihan yanag tepat, sebab Mancini pelatih F;orentina, Lazio dan Inter Milan yang selalu memenangkan Coppa Italia selain mempersembahkan Liga Italia Seri A buat Inter Milan 3 tahun bertuut-turut200506, 200607, dan 200708.


Prestasi Manchester City


Untuk Liga Primer di Inggris ada kenaikan cukup berarti mulai diambil alih oleh Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra pada Juli 2007 dan kemudian pada September 2008 dibeli olehSheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan pemilik dari Abu Dhabi United Group.


Berikut kemajuan posisi City di Liga Primer Inggris sejak 2004 - 2005 sampai dengan tahun 2011 - 2012 :




  • 2004 -2005 : posisi 8

  • 2005 -2006 : posisi 15

  • 2006 -2007 : posisi 14

  • 2007 -2008 : posisi 9

  • 2008 -2009 : posisi 10

  • 2009 -2010 : posisi 5

  • 2010 -2011 : posisi 3

  • 2011 -2012 : posisi Juara


Tahun 2010 City gagal lolos dalam kualifikasi Liga Champion dan harus puas bermain di Liga UEFA Eropa pada musim 2010 - 2011 tertahan samapai 16 besar saja kalah dari Dynamo Kiev (Ukrania).


Tahun 2011, City berhasil menjadi juara FA Cup Final atau Piala FA ke 5 setelah menunggu Piala FA selama 42 tahun, suatu penantian yang sangat lama sekali. Sehubungan di musim Liga 2010 -2011 mencapai peringkat ke-3, City berhak mewakili Inggris untuk Liga Champion tahun 2011 - 2012.


Sayang sekali kesempatan bisa lolos di Liga Champion tahun 2012 hanya berakhir pada penyisihan Group A di posisi 3 tersingkir oleh Bayern Munich dan Napoli.


Prestasi paling spektakuler dari city yaitu pada saat memenangkan Liga Primer tahun 2011-2012. Pada saat pertandingan tinggal menyisakan 1 pertandingan untuk City dan manchester United, posisi poin keduanya sama. Manchester United telah menang di pertandingan yang satu, sedangkan Manchester City kalah 1 :2 dariQueens Park Rangers sampai menit ke 90. Fans menchester United bersorak genbira karena yakin MU akan menang dalam Liga PRimer 2011-2012 tersebut, namun sejarah mencatat lain, dalam tambahan waktu pemain City berhasil menambah angka bukan saja seri tapi memenangkan pertandingan 3 : 2. Buyar sudah kegembiraan MU, sejarah mencatat kegembiraan Manchester City. City berhasil menjadi Juara Liga Primer karena menang selisih gol meski mempunyai poin yang sama dg MU 89.


Setelah 44 tahun (terakhir City memenangkan Liga Primer tahun 1967-1968), akhirnya dalam 5 menit tambahan waktu 90 + 5, hasil ceplosan 2 gol, Manchester City menjadi Juara Liga Primer 2011-2012. Sejarah penting yang akan tak terlupakan buat Manchester City, fansnya, penonton bola Inggris dan bahkan penonton seluruh dunia. Keajaiban selalu bisa terjadi bahkan pada menit-menit terakhir.


Manchester City pantas menang dan bukan hanya keberuntungan, setelah dibeli taipan dari timur tengah City ditaburi pemain yang ber-skill tinggi dan bertalenta karena selain pelatih yang mumpuni Roberto Mancini, pemain diisi yang punya kemampuan bermain bola dengan baik karena perjuangan, modal dan spirit berjuang memang bisa menyatukan mereka untuk menjadi pemenang.


Berikut pemain-pemain pada saat menjadi Juara Liga Primer Inggris 2011-2012 :




  1. 2 DF Micah Richards (vice-captain)

  2. 3 DF Wayne Bridge

  3. 4 DF Vincent Kompany (captain)

  4. 5 DF Pablo Zabaleta

  5. 6 DF Joleon Lescott

  6. 7 MF James Milner

  7. 9 FW Emmanuel Adebayor

  8. 10 FW Edin Deko

  9. 11 MF Adam Johnson

  10. 12 GK Stuart Taylor

  11. 13 DF Aleksandar Kolarov

  12. 14 FW Roque Santa Cruz

  13. 15 DF Stefan Savi?

  14. 16 FW Sergio Agero

  15. 17 MF Michael Johnson

  16. 18 MF Gareth Barry

  17. 19 MF Samir Nasri

  18. 20 MF Owen Hargreaves

  19. 21 MF David Silva

  20. 22 DF Gal Clichy

  21. 25 GK Joe Hart

  22. 28 DF Kolo Tour

  23. 30 GK Costel Pantilimon

  24. 32 FW Carlos Tvez

  25. 33 DF Greg Cunningham

  26. 34 MF Nigel de Jong

  27. 37 GK Gunnar Nielsen

  28. 38 DF Dedryck Boyata

  29. 40 MF Vladimr Weiss

  30. 42 MF Yaya Tour

  31. 43 FW Alex Nimely

  32. 45 FW Mario Balotelli

  33. 50 MF Abdisalam Ibrahim

  34. 62 MF Abdul Razak

Minggu, 11 Maret 2012

Jadwal Liga Champion UEFA 2011 - 2012

da4c1be764de26a9f738bf2c41115c19_chmapion-leageu


Liga Champion UEFA merupakan kompetisi gengsi antar klub di benua biru (Eropa) yang diwakili klub-klub terbaik negara Eropa berdasarkan pertimbangan tertentu. Ada 3 negara diwakili 4klub dalam Liga Champion UEFA yaitu Inggris, Spanyol dan Itali serta ada 3 negara yang diwakili 3 klub yaitu Jerman, Perancis dan Rusia, lainnya antara 1 dan 2 klub.



Waktu pelaksanaan Liga Champion UEFA berlangsung antara 28 Juni 2011 sampai 19 Mei 2012 terdiri dari 32 team dalam group hasil kualifikasi dari total 76 klub terbaik Eropa. Ada 108 pertandingan dan sampai tulisan ini dibuat aa 290 gol atau rata-rata 2,69 gol per pertandingan.

Setelah melalui beberapa tahap pertandingan Liga Champion UEFA sekarang pada babak 16 besar dan menuju babak kuarter final.


Pertandingan kandang dan tandang Liga Champion UEFA pada 16 besar yaitu :




  • Olympique Lyonnais (FRA) v APOEL FC (CYP)

  • SSC Napoli (ITA) v Chelsea FC (ENG)

  • AC Milan (ITA) v Arsenal FC (ENG)

  • FC Basel 1893 (SUI) v FC Bayern Mnchen (GER)

  • Bayer 04 Leverkusen (GER) v FC Barcelona (ESP, holders)

  • PFC CSKA Moskva (RUS) v Real Madrid CF (ESP)

  • FC Zenit StPetersburg (RUS) v SL Benfica (POR)

  • Olympique de Marseille (FRA) v FC Internazionale Milano (ITA)


Ada 4 negara yang telah lolos ke babak perempat final Liga Champion UEFA yaitu dari Cyprus (APOEL), Spain (Barcelona), Portugal (Benfica), dan Italy (Milan). Sedangkan pertandingan Liga Champion UEFA yang masih tersisa (tanggal di waktu Eropa) yaitu :




  • Napoli (Italy) vs Chelsea (England ) 14 March

  • Basel (Switzerland) vs Bayern Munich (Germany) 13 March

  • CSKA Moscow (Russia) vs Real Madrid (Spain) 14 March

  • Marseille (France) vs Internazionale (Italy) 13 March


Babak perempat final Liga Champion UEFA mempertandingkqn 4 pertandingan kandang dan 4 pertandingan tandang diselengarakan 27 - 28 Mar 2012 dan leg ke-2 3 - 4 April 2012. Semi-final Liga Champion UEFA akan diselenggarakan 17 - 18 April dan leg ke -2 24 -25 April 2012. Sedangkan Final Liga Champion UEFAakan diselenggarakan pada 19 Mei 2012 di the Allianz Arena in Munich, Germany.





  • 13 Mar 2012 Basel vs Bayern Munich atau Marseillevs Internazionale

  • 14 Mar 2012 Napoli vs Chelsea atau CSKA Moskow vs Real Madrid

  • Leg ke-1 perempat final 27 28 Mar 2012

  • Leg ke 2 perempat final 34 April 2012

  • Semi final Leg ke-1 17 18 April 2012

  • Semi final Leg ke-2 24 25 April 2012

  • Final 19 Mei 2012


Selamat menikmati dan jangan lupa tanggal-tanggal tersebut ya. Nanti ada prediksi, peliputan dan analisanya.


Salam.

Selasa, 22 November 2011

Jangan Bersedih dan Menangis Indonesia

noimage491x248


Rasanya menyesakkan di dada, sudah jadi tuan rumah dan Juara Umum Sea Games 2011 namun Final Sepak Bola kalah dari musuh bebuyutan Malaysia dengan adu penalti. Perasaan ini sungguh terasakan saat hadir langsung di Gelora Bung Karno dan sekitarnya. Selama 20 tahun yang sudah ditunggu dahaga Juara, belum lagi faktor keuntungan sebagai tuan rumah dan punggawa Timnas U23 yang imppresif namun Juara hilang hanya dalam waktu 2 x 45 menit + 2 x 15 menit dan 5 kali adu tendangan pinalti.


Saat saya pulang ada motivasi yang sangat menyentuh dari penjual makanan bersepeda di sekeliling Gelora Bung Karno sambil menembus kerumunan diantara tundukan kepala kepulangan penonton mengatakan : " Jangan nangis ya..Jangan nangis ya". Hati pencinta setia Sepak Bola jika mendengar ini pasti terharu dan hanyut merasakan kesedihan.


Mengapa kita jangan bersedih dan menangis atas kekalahan TimNas 23 ini ?


Punggawa dan Pelatih Timnas U23 Berjuang dengan Membanggakan


Buat Anda bangsa Indonesia yang menyaksikan langsung di Gelora Bung Karno langsung, sekitar GBK dan melalui televisi merasakan langsung aura perjuangan punggawa Timnas U23. Mereka pantas diberikan applaus dan kebanggaan telah berjuang dengan berani dan maksimal. Hal ini nampak sejak penyisihan 3 kali menang hanya kalah sekali dan di semifinal mengalahkan Vietnam salah satu kesebelasan papan atas di ASEAN. Namun perjuangan memperebutkan gelar Juara Sea Games 2011 terhenti hanya sampai perak setelah di final berjuang 2 x 45 menit dan 2 x 15 menit dan adu penalti. Menggenaskan meski suatu kebanggaan dan kehormatan telah berjuang tanpa henti sampai menit terakhir.


Dukungan Penonton langsung ke GBK atau melalui Televisi di seluruh Indonesia dan Dunia


Dukungan penonton sungguh telah memberikan support dan doa yang tak pernah habis. Terutama di GBK suasana dukungan sungguh terasa, GBK dipenuhi merah putih di sekitar GBK dipasang layar lebar dan dipenuhi muda, tua, wanita pria berseragam dan beratribut merah putih untuk mendukung kesebelasan Timnas tercinta.


Saya di GBK bahkan bertemu langsung penonton dari Pemalang yang bela-belain langsung sendirian untuk nonton di sekitar GBK yaitu Mas Caswadi. Dia sebagai pengurus bola kampung dengan tekad penuh datang ke GBK sejak pagi, meski tidak dapat tiket tetap menonton dari layar lebar di sekitar GBK. Mas Caswadi dengan berapi-api menunjukkan kecintaan pada sepak bola ingin menyaksikan pertandingan final langsung di GBK.


Masih ada lagi penonton setia sepak bola dari Jabodetabek, bahkan katanya saya dengar ada yang dari Pangkal Pinang dan Surabaya bahkan kota-kota lain yang khusus datang melihat perjuangan anak bangsa untuk merebut kehormatan di Sea Games 2011. Sungguh membanggakan kita semua.


Indonesia Kalah Terhormat


Indonesia telah berjuang dan bertempur habis-habisan dari mulai penyisihan sampai final. Perihal kalah dan menang di dalam pertandingan ditentukan di lapangan bola. Namun perjuangan punggawa Timnas U 23 dan pelatih telah maksimal pada saat ini. Indonesia kalah Terhormat, meski kalah di final seluruh bangsa Indonesia patut bangga.


Indonesia Juara Sea Games 2011


Indonesia sudah dipastikan Juara Sea Games 2011 setelah bertahun-tahun bahkan hanya menduduki ranking ke -3. Sebagai tuan rumah sangat diuntungan dan kesempatan ini tidak disia-siakan. Juara Sea Games 2011 merupakan hadiah terbaik sebagai tuan rumah. Memang tidak sempurna karena tidak disandingkan dengan emas sepak bola, namun perjuangan tanpa henti pelatih dan punggawa Tim Nas U23 patut mendapatkan "emas" dan kenangan yang tak lekang oleh waktu di hati tiap insan bangsa Indonesia.


Indonesia Tuan Rumah Sea Games yang Membanggakan


Sebelumnya diberitakan persiapan tuan rumah yang mengkawatirkan dan ternyata kenyataannya tidak terbukti. Secara keseluruhan kota Palembang dan Jakarta telah berhasil menyelenggarakan pesta akabar se-asia tenggara ini dengan spektakuler, sukses dan bisa membanggakan bangsa Indonesia.


Sebagai negara dengan kapasitas perekonomian utama bahkan menyumbang 40% di Asia Tenggara penyelenggaraan ini patut membanggakan. Palembang menunjukkan kota yang maju, pemerataan pembangunan telah mulai menyebar tidak hanya di Jakarta.


Selain Jakarta ditunjukkan dengan kesiapan menjadi tuan rumah oelharaga tingkat regional dan dunia tahap selanjutnya pembangunan ini diharapkan menyebar ke kota-kota berikut yang bisa menjadi ajang tuan rumah pesta olahraga internasional seperti Surabaya, Medan, Makasar, Palembang, Kalimantan Timur, Den Pasar, Semarang, Yogyakarta, Bandung dan kota-kota lainnya.


Rasa Mendalam untuk Bersiap lebih baik dan Bertarung kembali untuk Sea Games berikutnya


Kekalahan ini menunjukkan bahwa bangsa Indonesia bisa berprestasi lebih baik lagi, momen kekalahan bola di final menunjukkan bahwa tingkat prestasi bola Indonesia masih bisa lebih baik di tingkat asia tenggara dalam masa datang.


Pertandingan ini ditonton oleh generasi muda dan bisa menjadi inspirasi bahwa sepak bola bisa menjadi ajang untuk berprestasi tingkat nasional, regional bahkan dunia. Sea Games adalah tapak awal sebelumnya meningkat pada pertarungan tingkat Asia dan dunia.


Aura Perkembangan Positif Sepak Bola Indonesia Sudah Terasa


Banyak kalangan menilai sepak bola Indonesia belum bergerak alias masih butuh waktu yang panjang untuk berprestasi bahkan tingkat Asia Tenggara. Final Sea Games 2011 menunjukkan bahwa Indonesia maju lebih cepat dari yang diperkirakan.


Antuisme penontonlah yang menjadi barometer. Pada pertandingan penyisiahan tidak banyak penonton yang hadir di GBK, sejak Indonesia bisa mengalahkan lawan-lawannya grafik kehadiran penonton di GBK mulai manaik tajam.


Bahkan di final membludak. Ini menunjukkan bahwa kebanggaan atas prestasi sepak bola Indonesia menunjukkan grafik meningkat. dan akan terus meningkat di masa depan.


Sepak Bola telah menjadi Pemersatu Bangsa


Dalam kesempatan pertandingan bola akbar seperti final AFF Des 2010 dan final Sea Games Nov 2011 ini terlihat bola menjadi pemersatu bangsa.


Dari kelompok manapun tua dan muda berbaur saling mendukung team tercinta TimNas Indonesia. Soal kalah dan menang urusan terakhir.


Banjir merah putih dan di-merah putihkan GBK menjadi bukti rasa kebangsaan Indonesia itu hadir. Saya merasakan bahwa bola sudah menjadi elemen penting dalam menjadi pemersatu bangsa.



Akhir kata, jangan bersedih dan menangis Indonesia, semoga masa depan bangsa terutama Sepak Bola lebih baik dan memberikan kebanggaan, sepak bola sudah menjadi Pemersatu Bangsa.


Ayo Indonesia bisa berprestasi lebih baik lagi di masa depan.

Rabu, 03 Agustus 2011

Hasil Undian Babak Kualifikasi Piala Dunia FIFA Brasil 2014

mfvkvfm6727 Meskipun penyelenggaraan Putaran Final Piala Dunia FIFA di Brasil masih tahun 2014, namun kualifikasi per zona melalui tahap-tahapan yang sangat panjang. Sejak Juni 2011 sampai tahun 2014 sudah dibuat tahapan-tahapan (ronde) tiap Zona untuk dapat dipilih timnas 32 negara yang berhak mengikuti Putaran Final di Brasil 2014.


Terdapat 824 pertandingan, 203 tim yang terdaftar, 28 tim karena satu dan lain hal tereliminasi sebelum pertandingan, dan hanya 166 team yang ikut dalam pertandingan.


"brasil2014"


Pembagian Zona dan Jatah (Alokasi)


FIFA membagi tim dalam 6 Zona yaitu Zona Afrika, Zona Asia, Zona Eropa, Zona Oceania, Zona Amerika Selatan dan Zona Amerika-Amerika Utara-Karibia. Sebagai tuan rumah Brasil dengan sendirinya berhak masuk ke Putaran Final. Alokasi negara yang berhak ke Brasil per Zona adalah :




  • 5 African Zone

  • 4.5 Asian Zone

  • 3.5 North, Central American and Caribbean Zone

  • 13 European Zone

  • 0.5 Oceanian Zone

  • 4.5 +1 (host) South American Zone


Sedangkan yang lolos langsung ke Brasil adalah sebagai berikut :




  • Brasil sebagai tuan rumah (1)

  • 3 Negara Ranking teratas Ronde 4 Zona Amerika Utara-Amerika Tengah-Karibia (3)

  • 9 Negara Juara Group Ronde 1 Zona Eropa (9)

  • 4 Negara Pemenang Ronde 2 (kandang dan tandang) Zona Eropa (4)

  • 5 Negara Pemenang Ronde 3 (kandang dan tandang) Zona Afrika (5)

  • 4 Negara urutan teratas bertanding dlm satu group Zona Amerika Latin (4)

  • 2 juara dan 2 runner-up Ronde 4 Zona Asia (4)


Dua negara lagi hasil Play-Off Intercontinental 4 Zona yaitu :




  • Pemenang Ronde 5 Zona Asia

  • Ranking 4 atas Ronde 3 Zona Amerika Utara-Amerika Tengah-Karibia

  • Pemenang Zona Oceania

  • Ranking 5 Zona Amerika Selatan


Berikut adalah detail babak kualifikasi masing-masing Zona sebelum mendapatkan tiket ke Brasil 2014.


Zona Amerika Utara-Amerika Tengah-Karibia


Zona ini mencari 3 ranking teratas sampai rone 4 untuk lolos langsung ke Brasil. Sedangkan 1 negara akan mengikuti Play-Off Intercontinental dengan Zona lainnya.


Ronde 1




  • 10 ranking terbawah Zona ini bertanding pada ronde 1

  • Ke-10 tim ini bertanding kandang dan tandang dalam 5 pasang tgl 15 juni sd 17 juni 2011

  • Lima negara pemenang lolos ke Ronde 2


Ronde 2




  • 5 negara yg lolos dari ronde 1 bergabung dengan 19 ranking papan tengah Zona ini, total ada 24 negara berkompetensi di ronde 2

  • 24 negara dibagi dalam 6 group, masing-masing 4 negara.

  • Pertandingan berlangsung 2 September - 15 November 2011

  • Semua juara group berhak ke babak 3

  • Berikut hasil undian ke 6 group tersebut :

    • Group A: 1 El Salvador, 2 Suriname, 3 Cayman Islands, 4 Dominican Republic

    • Group B: 1 Trinidad and Tobago, 2 Guyana, 3 Barbados, 4 Bermuda

    • Group C: 1 Panama, 2 Dominica, 3 Nicaragua, 4 Bahamas

    • Group D: 1 Canada, 2 St. Kitts and Nevis, 3 Puerto Rico, 4 St. Lucia

    • Group E: 1 Grenada, 2 Guatemala, 3 St. Vincent / Grenadines, 4 Belize,

    • Group F: 1 Haiti, 2 Antigua and Barbuda, 3 Curaao, 4 US Virgin Islands




Ronde 3




  • Ronde 3, 6 jaura group ronde 2 bergabung dengan 6 tim papan atas Zona yang langsung mendapatkan bye dari ronde 1 dan ronde 2 (total 12 tim)

  • 12 tim dibagi dalam 3 group masing-masing 4 negara

  • Pertandingan berlangsung 8 Juni sampai 16 Oktober 2012.

  • Juara dan runner-up group langsung lolos ke ronde 4

  • Berikut pembagian ke 6 group tersebut :

    • Group A : 1 USA, 2 Jamaica, 3 Winner E, 4 Winner F

    • Group C : 1 Honduras, 2 Cuba, 3 Winner D, 4 Winner C,

    • Group B: 1 Mexico, 2 Costa Rica, 3 Winner A, 4 Winner B





Ronde 4




  • 3 juara dan 3 runner up group ronde 3 akan berkompetisi di ronde 4

  • Setiap tim akan saling bertanding dalam saatu group

  • Pertandingan berlangsung 6 Feb - 15 Okt 2013

  • 3 ranking teratas berhak lolos ke Brasil 2014

  • Ranking 4 berhak mengikuti intercontinental play-off bersama Zona lain.


Zona Eropa

Ronde 1




  • Semua 53 tim mulai bertanding dari ronde 1

  • Tim dibagi dalam 9 group, masing masing berisi 5 sampai 6 negara, bertanding secara kandang dan tandang.

  • Pertandingan berlangsung 7 Sep 2012 sampai 15 Okt 2013

  • 9 juara group berhak ke Brasil tahun 2014

  • 8 runner up bertanding memperebutkan 4 tiket di ronde 2

  • Berikut hasil undian group tersebut :

    • Group A : 1 Croatia, 2 Serbia, 3 Belgium, 4 Scotland, 5 FYR Macedonia, 6 Wales

    • Group C : 1 Germany, 2 Sweden, 3 Republic of Ireland, 4 Austria, 5 Faroe Islands, 6 Kazakhstan

    • Group E : 1 Norway, 2 Slovenia, 3 Switzerland, 4 Albania,5 Cyprus, 6 Iceland

    • Group G : 1 Greece, 2 Slovakia, 3 Bosnia-Herzegovina, 4 Lithuania, 5 Latvia, 6 Liechtenstein

    • Group B : 1 Italy, 2 Denmark, 3 Czech Republic, 4 Bulgaria, 5 Armenia, 6 Malta

    • Group D : 1 Netherlands, 2 Turkey, 3 Hungary, 4 Romania, 5 Estonia, 6 Andorra

    • Group F : 1 Portugal, 2 Russia, 3 Israel, 4 Northern Ireland, 5 Azerbaijan, 6 Luxembourg

    • Group H : 1 England, 2 Montenegro, 3 Ukraine, 4 Poland, 5 Moldova, 6 San Marino

    • Group I : 1 Spain, 2 France, 3 Belarus, 4 Georgia, 5 Finland





Ronde 2




  • 8 negara runner-up terbaik bertanding pada ronde 2

  • 8 tim tersebut berpasangan bertanding dalam seri kandang dan tandang

  • Pertandingan berlangsung 15 sampai 19 November 2013

  • 4 pemenang berhak mendapatkan tiket ke Brasil


Zona Africa


Ronde 1




  • 24 negara ranking terendah yaitu rangking 29 sampai 52 (per Juli 2011) akan mengikuti ronde 1

  • Ke-24 negara tersebut berpasangan saling bertanding kandang dan tandang

  • Pertandingan berlangsung 11 - 15 November 2011

  • 12 negara pemenang akan melaju ke ronde 2

  • Keduabelas pertandingan tersebut yaitu :





    1. Seychelles - Kenya

    2. Guinea-Bissau - Togo

    3. Djibouti - Namibia

    4. Mauritius - Liberia

    5. Comoros - Mozambique

    6. Equatorial Guinea - Madagascar

    7. Somalia - Ethiopia

    8. Lesotho - Burundi

    9. Eritrea - Rwanda

    10. Swaziland - Congo DR

    11. So Tom e Prncipe - Congo

    12. Chad - Tanzania




Ronde 2




  • Ke-12 pemenang ronde 1 akan bergabung dengan 28 negara ranking teratas, total 40 negara

  • Ke-40 negara diundi dalam 10 group, masing-masing group beranggotakan 4 negara

  • Pertandingan berlangsung 1 Juni 2012 sampai 10 September 2013

  • Pemenang group akan lolos ke ronde 3

  • Pembagian group ronde 2 sebagai berikut :

    • Group A :1 South Africa,2 Botswana,3 Central African Republic,4 Winner 7

    • Group B :1 Tunisia,2 Cape Verde Islands,3 Sierra Leone,4 Winner 6

    • Group C:1 Cte d'Ivoire,2 Morocco,3 Gambia,4 Winner 12

    • Group D :1 Ghana,2 Zambia,3 Sudan,4 Winner 8

    • Group E :1 Burkina Faso,2 Gabon,3 Niger,4 Winner 11

    • Group F :1 Nigeria,2 Malawi,3 Winner 1,4 Winner 3

    • Group G :1 Egypt, 2 Guinea, 3 Zimbabwe,4 Winner 5

    • Group H :1 Algeria,2 Mali,3 Benin,4 Winner 9

    • Group I :1 Cameroon,2 Libya,3 Winner 2,4 Winner 10

    • Group J :1 Senegal,2 Uganda, 3 Angola,4 Winner 4




Ronde 3




  • Ke-10 negara berpasangan saling bertanding kandang dan tandang

  • Perrtandingan berlangsung 11 - 15 Oktober dan 15 - 19 November 2013

  • 5 negara pemenang berhak mendapatkan tiket ke Brasil


Zon America Selatan




  • Negara yg lolos sebagai tuan rumah : Brasil


Ronde 1




  • 9 negara berlaga di ronde pertama : peserta negara zona Amerika Selatan :Argentina, Bolivia, Chile, Colombia, Ecuador, Paraguay, Peru, Uruguay, Venezuela

  • 9 team berada dalam satu group

  • Pertandingan berlangsung 7 Oktober 2011 - 15 oktober 2013

  • 4 team teratas berhak lolos ke Brasil 2014

  • Ranking ke-5 berhak untuk ikut play-offintercontinental


Zona Oceania


Ronde 1




  • 4 negara ranking terendah mulai dari ronde 1 (ranking per Juli 2011)

  • pertandingan dengan sistem liga, turnamen terpusat

  • pertandingan berlangsung 21 - 26 November 2011, diusulkan di Samoa

  • Pemenang berhak lolos ke ronde 2


Ronde 2




  • Pemenang ronde 1 dan 7 negara ranking teratas (toal 8 negara)

  • Pertandingan turnamen terpusat dengan sistem liga, dengan semi final dan final

  • Pertandingan tanggal 1 -12 Juni 2012, diusulkan di Fiji

  • 4 negara ranking teratas akan lolos ke ronde 3

  • Pembagian Group sebagai berikut :

    • Group A:1 Vanuatu,2 New Caledonia,3 Winner Round One,4 Tahiti

    • Group B :1 Fiji, 2 New Zealand, 3 Solomon Islands,4 Papua New Guinea




Ronde 3




  • 4 tempat teratas ronde 2 berhak lolos ke ronde 3

  • Ke-4 team diundi untuk bermain kandang dan tandang

  • Pertandingan berlangsung tanggal 7 September 2012 sampai 26 Mar 2013

  • Pemenang berhak maju ke babak play-off intercontinental



Zona Asia


Ronde 1




  • 16 ranking terendah Zona Asia mengikuti ronde 1

  • Secara berpasangan 8 pasangan bertanding kandang dan tandang

  • Pertandingan berlangsung 29 Juni - 3 Juli 2011

  • 8 pemenang lolos ke ronde 2


Ronde 2




  • 8 pemenang bergabung dengan 22 negara ranking papan tengah (total 30 negara) berlaga di ronde 2

  • Secara berpasangan 15 pasangan saling berlaga secara kandang dan tandang

  • Pertandingan berlangsung 23 - 28 Juli 2011

  • 15 negara pemenang lolos ke ronde 3


Ronde 3




  • 15 pemenang ronde 3 dan 5 ranking teratas Zona Asia (total 20 negara) berlaga di ronde 3

  • Ke-20 team, diundi dalam 5 group, tiap group terdiri dari 4 team

  • Pertandingan dari 2 Sep 2011 sampai 29 Feb 2012

  • Pemenang dan runner-up berhak berlaga di ronde 4

  • Pembagian group sebagai berikut :

    • Group A:1 China PR,2 Jordan, 3 Iraq,4 Singapore

    • Group B :1 Korea Republic, 2 Kuwait,3 United Arab Emirates,4 Lebanon

    • Group C :1 Japan,2 Uzbekistan,3 Syria,4 Korea DPR

    • Group D :1 Australia,2 Saudi Arabia,3 Oman,4 Thailand

    • Group E :1 Iran,2 Qatar,3 Bahrain,4 Indonesia






Ronde 4

  • Pemenang dan runner-up ronde 3 berhak berlaga di ronde 4

  • Ke-10 team diundi dalam 2 group, masing-masing terdiri dari 5 team

  • Pemenang dan runner-up kedua team (4 negara) berhak dapat tiket ke Brasil 2014

  • Ranking 3 kedua group (2 team) berhak ke ronde 5


Ronde 5

  • Ranking 3 ronde 4 berhak berlaga di ronde 5

  • Kedua negara bertanding secara kandang dan tandang

  • Pertandingan berlangsing 6 sampai 10 September 2013

  • Pemenanga ronde 5 berhakmaju ke babak play-off intercontinental


Demikian hasil undian tanggal 30 Juli 2011 yang terselenggara di Brasil. Khusus detail proses seleksi Zona Asia tercantum di link di bawah ini. Namun hasil undian atas ronde 3 terinci di bagian Zona Asia di atas.

Kemungkinan dan analisa probabilitas Indonesia di Group E akan ditulis secara terpisah. Semoga Indonesia tetap selalu melaju dan berhak berada di Brasil 2014. mfvkvfm6727

Semoga



http://ibprabowo.blogdetik.com/2011/07/30/bagaimana-perjalanan-panjang-indonesia-ke-brasil-2014/


Kamis, 23 Desember 2010

Saat ini Bola Jadi Pemersatu Bangsa

[caption id="attachment_345" align="aligncenter" width="300" caption="Mimpiku Indonesia Juara AFF"]Mimpiku Indonesia Juara AFF[/caption]

Saya tidak begitu menggila bola klub dan bola nasional, namun tiap kali Piala Dunia saya sangat antusias untuk menonton. Ada kebanggaan dan rasa ikut terhanyut akan suasana pesta akbar olahraga dunia seperti Piala Dunia di Afrika pertengahan 2010 lalu. Gegap gembita makin terasa pada saat saya melihat layar lebar di parkir timur senayan. Suasana nya waduhh luar biasa. Dalam hati saya berfikir wah kalau Indonesia menjadi salah satu peserta putaran final Piala Dunia, gimana rasanya ya ? Apakah saya masih diijinkan melihatnya dalam seumur hidup saya ini ? Saat itu rasanya mustahil impian itu terjadi, namun entah dari mana saya bermimpi Indonesia secara bertahap menapaki kompetisi Sepak Bola dari regional (tingkat ASEAN), Asia dan syukur-syukur berhasil tembus ke putaran Final Piala Dunia.


Saya bercerita dengan rekan-rekan, saudara dan orang yang tidak dikenal yang menganggap berbangsa Indonesia. Ternyata keinginan itu sama dengan keinginan di hati setiap para anak bangsa Indonesia. Di satu sisi kemelut, persoalan sepak bola nasional, keahlian banyak putra bangsa yang terlihat hanya sebatas komentator membuat saya miris dan hampir menutup buku mimpi Sepak Bola Indonesia bisa berkibar. Saya berhitung-hitung sederhana, jika semua orang di dunia ini baikkk semua, insan-insan yang berdoa untuk kemajuan sepak bola negaranya saya bandingkan. China dengan 1,3 miliar penduduk sepak bola tidak populer. Demikian juga India dengan 1 miliar penduduk bola bukan olahraga terpopuler. Amerika Serikat meski berpenduduk sekitar 300 juta dan sepak bola bukan olah raga terpopuler sudah pernah merasakan putar final piala dunia. Wah Indonesia negara berpenduduk 240 juta setelah kemerdekaan tidak pernah mengirimkan kesebelasan ke putaran final. Brasil yang lebih sedikit sebesar 180 juta jiwa sudah 5 kali juara Piala Dunia. Uruguay yang berpenduduk 3,4 juta jiwa saja berhasil 2 kali menjadi Juara Dunia tahun 1930 dan 1950, terakhir 2010 menjadi semifinalis. Malu dach rasanya jadi warga negara Indonesia yang berpenduduk 240 juta dan sepak bola menjadi olahraga terpopuler sejak merdeka tidak pernah bisa lolos Piala Dunia. Kok bisa ya ?


Alasan kita maupun beliau-beliau para komentator ada saja. Pembinaan, organisasi PSSI, dana, pertandingan rusuh, tubuh pendek, dan alasan spesifik yang jika dideretkan bisa memenuhi kepala dan bikin pusing. Kita taidak perlu melihat alasan ataupun apapun masalahnya sehingga keadaan demikian. Bisakah jawaba atas pertanyaan ini terjawab dan membuat kita tersenyum karena menjadi realita : biasakah Indonesia mengirimkan kesebelasan pada putaran final sepak bola Piala Dunia dan kapan ?


Saya coba berfikir sederhana, jika penduduk Indonesia bersatu dan berdoa, jumlah yang 4 besar di dunia ini apa tidak membuat keinginan tiap insan Indonesia itu jadi mimpi dan akhirnya jadi realita ? Entah dari mana saya September 2010 menulis tulisan ini : Targetkan Indonesia Juara di AFF 2010. Rasanya hanya sedikit orang dan Riedl yang baru saja ditunjuk punya keyakinan Indonesia mulai dari menjuarai AFF dan itu bisa. Banyak pihak masih tidak peduli dan tidak yakin ada perbaikan berarti sepak bola Indonesia dalam hal prestasi.


Perhatian mulai ada dari penonton pada saat ada proses naturalisasi Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim bergabung. Bahkan berita waiting list pemain berbakat yang merumput di luar negeri dan masih berdarah Indonesia atau punya perhatian atas kemajuan sepak bola di Indonesia mulai menyatakan minatnya. Pemerintah dalam hal ini Menpora dan MenHukhan menfasilitasi proses tersebut jiak dirasa perlu atas usuland ari PSSI. Tsunami informasi (arus besar dan masif yang seketika dan tersebar secara cepat ke berbagai pihak) sekitar bola mulai dijalarkan oleh media social networking (facebook, twitter), blog, berita cetak dan internet serta pembicaraan dari mulut ke mulut membuat penduduk Indonesia tersadarkan bahwa Indonesia bisa berbuat sesuatu di perebutan piala bola tingkat ASEAN yaitu Piala Suzuki AFF 2010.


Wah kalau begitu, dengan adanya titik cerah. Apalagi profil Irfan Bachdim yang dari sisi remaja putri dan wanita menjadi daya tarik, dampak dari persepakbolaan tingkat dunia bahwa pemain bola bisa menjadi selebritis dan sosialita. Dampak mendadak dan mungkin aneh pada jaman dulu menjadi biasa pada jaman informasi yang cepat dan masif (Jaman Tsunami Informasi). Segala hal bisa dibalikkan dari hal pesimis menjadi optimis (dari kaca mata berfikir positif).


Setelah mengalahkan Malaysian 5 : 1, Laos 6 : 0 dan memulangkan Macan ASEAN Thailand 2 :1. Mata banyak insan Indoensia mulai terbuka. Kesebelasan sepak bola Indonesia saat ini lain, ada titik cerah optimisme. Harapan untuk punya optimisme tipa insan dalam bola mulai tumbuh dan rasanya memang sampai sat ini masih realitas.


Dampak ke dalam hal lain atas optimisme, harapan, dan pendangan psoitif ini, tiap insan dimulai dari bola yang mengatakan pada tiap diri pribadi masing-masing bahwa yang selama ini tidak mungkin ternyata mungkin, seperti kemustahilan prestasi bola menjadi realitanya bola menang beberapa kali bahkan bisa menang telak.


Semula bangsa Indonesia melihat kebangsaan, harapan dan tujuan bersama untuk hidup sejahtera bersama yang berkeadilan bersama dengan negara lain seperti isapan jempol. Dengan adanya sepak bola ini ada rasa yang menghubungkan antar tiap insan. Bahkan 2 orang yang berseberangan parai politik, yang biasanya saling mengkritik soal apapun juga karena berseberangan, saat ini menjadi satu rasa dan saling mendukung.


Salah satu sifat bangsa Indonesia apabila ada tujuan yang sama (saat dulu adalah merdeka dan saat ini memenangkan pertandingan /ingin melihat kesebelasan nasional Indonesia menang) persatuan dan kebangsaaan sangat meningkat dan apapun juga tujuannya meski mustahil pasti terkabul. Bola sebagai titik awal menghubungakan rasa antar insan menjadi ada. Antar pribadi, tetangga, teman, keluarga yang tadinya tidak saling berbicara atau berbicara tanpa warna menjadi suasananya hidup meski dimulai dari bola. Di perkantoran, kampus, rumah kos, rapat rt, pasar, mall, cafe dan segala pojok yang diomongkan awalnya dari bola tetapi mulai menumbuhkan jati diri bangsa Indonesia yang luhur. Waduhh indah sekali dan punya kebanggan atas tali rasa ini yang tumbuh dan makin kuat.


Semua informasi yang asimetris (kritikan dan ketidak pausan akan kondisi yang diharapkan terlalu tinggi) dalam segala bidang (meski kebenarannya kadang perlu diselidiki karena optimisme dan sambung rasa berbeda dengan ketidak pedulian dan keluhan yang tidak pasti) mulai luluh. Optimisme pertumbuhan dan perkembangan ekonomi, politik, sosial dan budaya mulai menampakkan suatu dorong untuk saling bergotong royong dan saling membantu. Saya bayangkan rasanya implementasi Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang seperti digambarkan dalam pelajaran SD dahulu mulai menampakkan wujudnya di mana-mana. Inilah kebanggan yang selalu membuat saya terharu dan bangga untuk lahir, berkarya, berbakti, bersama sama dengan anak bangsa yang lain bahkan dikuburkan di bumi pertiwi dalam senyuman yang tulus dan kebahagiaan sejati.


Terima kasih atas prestasi bola ini, siapapun juga pemerintah, PSSI, pemain bola yang masuk timnas dan tidak, pemerhati, jurnalis, tweetter, FBker, blogger, saudara-sudara, teman-teman dan semua anak bangsa saat ini ada kebanggan yang membuncah menjadi bagian bangsa Indonesia. Semoga ini adalah awal yang baik buat sepak bola, olahraga dan sisi kehidupan yang lain bangsa Indonesia menuju kehidupan yang lebih baik yang dicita-citakan setiap insan Indonesia.



Sabtu, 17 Juli 2010

Statistik dan data penting Piala Dunia 2010

Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan sudah menghibur 700 juta lebih pasang mata. Hampir semua negara di dunia mengikuti kualifikasi, namun hanya 32 negara yang berhasil masuk babak putaran final. Babak pertama dibagi dalam 8 group masing-masing terdiri dari 4 negara, 3 pertandingan per group akan memilih 16 negara denagn nilai tertinggi. Kemudian dengan sistem knock out (gugur), 16 negara saling bertanding sehingga menjadi 8 negara, selanjutnya 4 negara masuk semifinal. Atas proses penyisihan group, 16 besar, 8 besar dan semifinal, akhirnya di final Spanyol berhasil mengalahkan Belanda dengan 1 : 0 melalui perpanjangan waktu.


Secara umum ada kegembiraan dan kesedihan dari negara-negara yang ikut serta putaran final. Negara besar dalam sepak bola seperti Italia, Inggris, Perancis Brasil, dan Argentina yang pernah merasakan sebagai Juara Dunia kecewa (baik pemain , penduduk maupun pemerhatinya) karena harus pulang lebih awal dari perkiraan. Italia dan Perancis harus pulang di babak penyisihan group karena tidak bisa mencapai juara atau runner up pada penyisihan di group.


Perancis di group A berada pada rangking 4 dengan nilai 1 setelah kalah dari Mexico 0 : 2 dan Afrika Selatan 1 : 2 serta seri dengan Uruguay tanpa goal. Kekompakan team dan konflik antara pemain dan pelatih diperkirakan sebagai salah satu penyebab ketidakberhasilan Perancis lolos dari babak penyisihan group ini.


Italia di Group F berada pada rangking 4 karena hanya mengumpulkan nilai 2, setelah seri dengan Paraguay 1 : 1 dan New Zealand 1 :1 serta kalah dari Slovakia 2 : 3. Perkiraan Italia tidak beruntung saja, padahal pada partai dengan Slovakia, pemain Italia sudah mati-matian berjuang, agaknya spirit juara bertahan 2006 ini tidak merasuk pada team Itali pada Piala Dunia 2010 seperti layaknya yang dimiliki Del Pierro dan Totti pada saat meraih Juara Piala Dunia 2006 lalu.


Justru prestasi ditorehkan kesebelasan dari Asia, Jepang dan Korea Selatan bisa lolos dari penyisihan group setelah kelolosan mereka pada saat menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia di tahun 2002. Korea Selatan di Group B mencapai nilai 4 berhasil membantai Greece dengan 2 : 0 dan menahan Nigeria 2 : 2 sebelum dibantai Argentina 1 : 4. Sedangkan Jepang di group E berhasil mencapai nilai 6 setelah membantai Kamerun 1 :0 dan Denmark 3 :1 serta dikalahkan Belanda 0 : 1.


Sedangkan pada babak 16 besar, Inggris tidak beruntung dikalahkan Jerman 1 : 4. Kekalahan tersebut berbau ketidakakuratan keputusan wasit atas gol Lampard dari Inggris yang tidak dianggap gol, meski atas siaran ulang jelas-jelas bola masuk ke gawang. Keputusan tersebut cukup mempengaruhi mental pemain Inggris menjadi frustasi dan akhrinya dibantai Jerman 4 : 1. Untuk hal ini Presiden FIFA Sepp Blatter sampai meminta maaf karena keputuasan wasit tersebut. Portugal juga dikalahkan Spanyol 0 : 1 , salah satu pemain terbaik dunia Cristiano Ronaldo bersedih karena harus pulang lebih cepat. Kegembiraan justru berpihak pada Ghana yang berhasil mengalahkan Amerika Serikat 2 : 1.


Pada babak 16 besar dikuasai benua Amerika dengan diwakili 7 negara dari Amerika (Brasil, Argentina, Chili, Uruguay, Paraguay, Amerika Serikat dan Meksiko) , 6 dari Eropa (Inggris, Belanda, Spanyol, Portugal Jermandan Slovakia ), 2 dari Asia (Jepang dan Korea Selatan), dan 1 dari Afrika (Ghana). Pada babak 8 besar masih dikuasai Amerika Latin yaitu diwakili 4 negara (Brasil, Argentina, Uruguay dan Paraguay), serta Eropa diwakili 3 negara (Belanda, Jerman dan Spanyol) dan satu dari Afrika yaitu Ghana.


Babak 8 besar terjadi kejutan-kejutan, diantaranya Argentina dibantai Jerman 4 :0 yang membuat Lionel Messi salah satu pemain terbaik dunia dan legenda Argentina pelatih Maradona sangat berduka. Brasil harus tertunduk lesu setelah dikalahkan Belanda 1 : 2, padahal Robinho telah unggul pada 10 menit pertama, namun dengan pancingan permainan keras dari Belanda membuat pemain-pemain Brasil terprovokasi dan tidak bermain tenang sehingga membalikkan keadaan menjadikan posisi akhir 2 : 1 untuk Belanda. Ghana hampir saja memenangkan pertandingan sebab pada perpanjangan waktu tendangan Asamoah Gyan ditangkap tangan Luiz Suarez di depan gawang. Luis Suarez akhirnya harus keluar karena mendapatkan kartu merah. Tendangan penalti yang dihadiahkan dan eksekusi yang dilakukan Gyan tidak juga membuahkan goal. Pertandingan yang diakhiri dengan adu penalti akhirnya mengantarkan Uruguay ke semifinal dan mengugurkan satu-satunya wakil di luar Eropa dan Amerika yaitu Ghana.


Semifinal akhirnya didominasi oleh Eropa dengan diwakili oleh 3 negara (Belanda, Jerman dan Spanyol) sedangkan Amerika hanya diwakili 1 negara (Uruguay). Hal ini berbanding terbalik yang pada 16 besar dan 8 besar yang mana pada babak tersebut negara-negara Amerika sangat menguasai. Partai semifinal merupakan partai yang seru sehubungan semifinalis merupakan negara yang sejak awal telah dijagokan kecuali Uruguay.


Akibat Luiz Suarez yang dikartu merah, tandem Diego Forlan salah satu pemain terbaik dunia, daya juang dan semangat bertanding pemain Uruguay tidak cukup untuk mengatasi Belanda dan Uruguay harus menerima kekalahan dengan posisi akhir 2 : 3. Pertandingan semifinalis lain antara Jerman dan Spanyol merupakan ulangan Piala Eropa 2008, Jerman harus mengakui keunggulan Spanyol dengan hasil akhir kalah 0 : 1.


Menurut saya, pertandingan terbaik dan menghibur adalah pertandingan perebutan Juara ke-3 antara Uruguay dan Jerman. Meski Uruguay kalah 2 : 3, namun daya juang, semangat pertanding, permainan yang indah antara kedua kesebelasan merupakan tontonan yang menarik untuk dilihat. Begitulah seharusnya pertandingan yang diharapkan oleh penonton. Pertandignan yang hidup dan dinamis serta penuh dengan spirit daya juang untuk saling berkompetensi secara sehat. Jerman menunjukkan keunggulannya atas kerapian persiapan dan strategi yang jeli dari Joachim 'Jogi' Low Sang Arsitek Pelatih . Jogi juga berhasil melakukan regenerasi pemain di Jerman dapat dilihat dari rata-rata pemain yang berumur 25 tahunan bahkan ada lebih dari 5 pemain di bawah umur 21 tahun. Namun demikian Uruguay dengan semangat "garra" (tetap berjuang sampai menit terkahir meski dalam tekanan) tetap patut diacungi jempol karena sejak penyisihan sampai akhir menunjukkan permainan indah sepak bola. Uruguay, negara Juara pertama Piala Dunai 1930 mulai diperhitungkan lagi jadi salah satu kesebelasan yang patut disegani meski penduduknya hanya 3 jutaan, setelah berhasil menjadi semifinalis. Bisa bertahan sampai semifinal adalah suatu prestasi tersendiri, pada saat negara besar sepak bola dari Amerika Latin lain (Brasil dan Argentian) telah gugur di babak sebelumnya .


Final adalah antiklimaks dari pertandingan secara keseluruhan, namun demikian pertandingan ini menunjukkan bahwa kerja keras, keuletan dan perjuangan tanpa henti yang diwakili team Spanyol akan mendapatkan hasil. Permainan dari Belanda cenderung kasar sehingga wasit Howard Webb dari Inggris harus mengeluarkan 11 kartu kuning 6 buat Belanda dan 5 buat Spanyol serta 1 kartu merah buat John Heitinga (akibat kumulatif kartu kuning). Tingkat skill yang sedikit lebih tinggi team Spanyol dari Belanda, p engalaman, keuletan, kekompakan selama 3 tahun bersama para pemain Spanyol (rata-rata 20 dari 23 pemain Spanyol bermain di Spanyol), pemain Spanyol yang relatif tidak terpancing permainan keras dari Belanda (terbalik dengan Brasil yang terprovokasi permainan keras Belanda di perempat final yang akhirnya Brasil harus kalah dari Belanda) dan spirit Juara (team Spanyol ini yang hampir sama dengan team pada saat menjadi Juara Eropa 2008) akhirnya membuat Spanyol dengan Iniesta-nya bisa melesakkan goal ke gawang Maarten Stekelenburg (Belanda) pada menit ke 116 (perpanjangan waktu).


Spanyol yang dididik pelatih-pelatih dari Belanda seperti Rinus Michel dan Johan Cruyff sebagai pengembang aliran Total Football akhirnya bisa mengalahkan 'guru' sepak bola 'Belanda'. Team Belanda pada Piala Dunia 2010 sudah bermetamorfosis dalam permainan bola yang cenderung efesien dan permainan keras yaitu bermain hanya untuk kemenangan meski dengan cara yang kasar. Keindahan Total Football Belanda yang dirintis Rinus Michels dan dimainkan Johan Cruyff pada saat menjadi runner up Piala Dunia tahun 1974 dan 1978 telah berubah dan hilang.


Penonton dan pemerhati sepak bola di masa depan tetap mengharapkan, kemenangan berpihak pada negara yang berjuang keras dan punya daya juang yang tinggi tanpa permainan kasar apapun juga alirannya : bisa total football, catenaccio (grendel), samba, tango, possesion football, ataupun poco-poco football (Style Indonesia jika ada). Sepak bola saat ini adalah bisnis entertainment dan seni yang mulai menjadi daya tarik dan magnet untuk banyak pihak. Kita tunggu di masa depan permainan tetap indah, efektif dan menghibur bukan football beraliran keras seperti dipertontonkan oleh Belanda.


Sayang sekali pemain Belanda yang berpotensi harus bermain tidak gentlemen. Saya yakin jika Belanda bermain bersih bukan suatu kemustahilan dapat meraih Piala Dunia di masa berikutnya.


Sebagai penutup berikut statistik untuk Piala Dunia 2010 yaitu :




  • Juara I : Spanyol (30 juta USD), Juara II : Belanda (24 juta USD), Juara III : Jerman (20 juta USD), Juara IV : Uruguay (18 juta USD), Perempat finalis : Ghana, Brasil, Argentian dan paraguay(14 juta USD), 16 Besar : Korea Selatan, AS, Slovakia, Chili, Mkesiko, Inggris, jepang, dan Portugal (9 juta USD) dan PenyisihanGroup (8 juta USD)

  • Top Scores (5 goal) : Thomas Muller (Jerman), Wesley Sneijder (Belanda), David Villa (Spanyol), Diego Forlan (Uruguay)

  • Sepatu Emas (top scores) : Thomas Muller (Jerman)

  • Bola Emas (Pemain Terbaik) : Diego Forlan (Uruguay)

  • Sarung Tangan Emas (Kiper terbaik) : Iker Casillas (Spanyol)

  • Pemain Muda Terbaik : Thomas Muller (Jerman)

  • Tropi FIFA untuk Kesebelasan Fair Play : Spanyol

  • Team Bintang (All Star) yang dipilih secara voting : Kiper : Iker Casillas (Spanyol), Pertahanan : Sergio Ramos and Carles Puyol (Spanyol), Maicon (Brasil), Philipp Lahm (Jerman), Gelandang : Andrs Iniesta and Xavi (Spanyol), Bastian Schweinsteiger (Jerman), Wesley Sneijder (Belanda), Penyerang : Diego Forln (Uruguay), David Villa (Spanyol), Pelatih : Vicente del Bosque (Spanyol). Dengan demikain : Spanyol 6 pemain, Jerman 2 pemain, Belanda 1 pemain, Brasil 1 pemain, Uruguay 1 pemain, dan pelatih dari Spanyol

  • Tuan Rumah : Afrika Selatan, waktu pertandingan 11 Juni - 11 Juli 2010, terdapat 32 negara finalis, pelaksanaan pertandingan pada 10 stadion (9 kota), dengan 64 pertandingan, menghasilkna 145 goal (2,27 goal per pertandingan), didatangi 3, 1 juta penonton langsung (rata-rata 49 ribu per pertandingan).

  • Afrika Selatan memenangkan tuan rumah 6 tahun sebelumnya (2004) mengalahkan Maroko

  • Pertama kali Negara di Eropa (Spanyol) menang di luar benua Eropa

  • Negara baru ke-8 (Spanyol) yang menjuarai Piala Dunia setelah (Uruguay, Italia, Argentina, Inggris, Brasil, Perancis dan Jerman).

  • Eropa memenangkan sebanyak 10 kali piala dunia sedangkan Amerika 9 kali

  • Pertama kali 2 negara berbeda Eropa juara berturutan Italia (2006) dan Spanyol (2010). Italia menang secara berurutan tahun 1934 dan 1938.

  • Juara diperoleh meski pada pertandingan pertama kalah, Spanyol : Swiss 0 : 1

  • Spanyol merupakan negara Juara dengan memasukkan jumlah goal terkecil yaitu 8 goal

  • Spanyol negara kedua yang menduetkan Juara Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010, sebelumnya Jerman Barat menduetkan Juara Eropa 1974 dan Piala Dunia 1974.

  • Maskot Piala Dunia 2010 adalah Zakumi, leopard dengan rambut hijau kepanjangan dari ZA (kode Afsel) dan kumi yang berarti 10 mewakili 10 bahasa di Afrika.

  • Lagu Piala Dunia 2010 adalah "Waka waka" dinyanyikan penyanyi Kolombia : Shakira.

  • Bola Jabulani didesain di Jerman oleh Adidas yang berarti "bawa kegembiraan buat tiap orang" dari bahasa Zulu.

  • Sony memfilmkan 25 pertandingan secara 3 Dimensi.

  • Sebanyak 70 negara dengan 100 televisi diperkirakan menyiarkan secara langsung dan ditonton kumulatif 26 miliar atau rata-rata 400 juta per pertandingan.

  • Penonton diperkirakan lebih dari 700 juta jiwa.

  • Vuvuzela adalah kenangan yang tak terlupakan dari Afrika Selatan yaitu terompet berlaras panjang yang dibunyikan fans dan penonton afsel selama pertandingan yang bunyinya memekakkan telinga. Ada kontroversi atas bunyi yang sangat mengganggu pada pemain, namun demikian Piala Dunia 2010 tak bisa dilepaskan dari kenangan vuvuzela.


Sampai Jumpa di Piala Dunia 2014 Brasil.

Piala Dunia 2010 : Top Scores Dunia Berkumpul di Afrika Selatan


Calon Top Scorer Piala Dunia 2010 Afrika Selatan


Piala Dunia 2010 : Jadwal, Profil dan Prediksi 8 Besar


Piala Dunia 2010 : Hasil Pertandingan Terpenting


Nonton yuk Piala Dunia 2010 : Jadwal Televisi


Piala Dunia 2010 : Data, Analisa dan Prediksi Purtogal vs Spanyol


Piala Dunia 2010 : Data, Analisa dan Prediksi Paraguay vs Jepang


Piala Dunia 2010 : Kebangkitan Uruguay, Korsel pulang dg Kepala Tegak


PD 2010 : Bangkitnya Asia diwakili Jepang dan Korsel


PD 2010 : Tersingkir secara Tragis Mantan Juara Perancis dan Italia


Piala Dunia : Jerman, Regenerasi Tim Panser


Piala Dunia 2010 : Brasil, Samba vs Kemenangan


Piala Dunia : Argentina, Kinerja Awal Diragukan


Piala Dunia 2010 : Jadwal, Profil dan Prediksi 8 Besar



Piala Dunia 2010 : Juara adalah Total Football


Berharap Kemenangan Spanyol dg Total Footballnya Belanda


Joachim Jogi Lw : From Zero to Hero-nya Jerman


Piala Dunia 2010 : Prediksi Sering Berbeda dengan Hasil


Piala Dunia 2010 : Persiapan Rapi Jerman vs Spanyol Jawara Eropa 2008


Piala Dunia 2010 : Siklus 20th Uruguay vs Pertahanan Belanda


Piala Dunia 2010 : Belanda menaklukkan Brasil 2 :1


Piala Dunia 2010 : Prediksi Uruguay vs Ghana


Piala Dunia 2010 : Prediksi Brasil vs Belanda


Piala Dunia 2010 : Informasi, Jaga Kondisi dan Nonton Bareng


Apa bisa Indonesia jadi Juara Piala Dunia ?


Apa media untuk update Piala Dunia ?


http://mippin.com/ibpblogdetik


Mengapa Sepak Bola menjadi Olahraga Populer Sejagat ?


Piala Dunia : Negara Jagoan Kita


Nonton Piala Dunia : Ambil Hikmah dari Nonton Bola


Piala Dunia : Waktunya Nonton Bareng


Demam Sepak Bola : Tekad Indonesia bisa berkiprah

Minggu, 11 Juli 2010

Berharap Kemenangan Spanyol dg Total Footballnya "Belanda"

Final Piala Dunia 2010 merupakan pertandingan Belanda dan "Belanda". Kesebelasan Belanda saat ini telah bermetamorfosis dari Total Football ke Effective Football. Sedangkan Spanyol merupakan jelamaan Total Football hasil didikan Johan Cruyff selama melatih di Barcelona1988 -1996. Sebagian besar pemain Spanyol adalah dari kesebelasan Barcelona. Sejak Johan Cruff melatih di Barcelona, secara tidak langsung prestasi kesebalasan Spanyol makin menanjak. Sebagai salah satu prestasi terpenting yaitu berhasil menjadi Juara Eropa di tahun 2008, dan tidak main-main mengalahkan Jerman di final 1:0.


Total Football dirintis oleh pelatih Rinus Michel sebagai pelatih Ajax 1969 sampai 1973 serta diterapkan pada kesebelasan Belanda sehingga pada Piala Dunia 1974 Belanda bisa menempati rangking 2. Total Footbalsecara filosofis dan penerapan dititis dalam diri pemain dan pelatih Johan Cruff (pemain Belanda yang ikut Piala Duniatahun 1974 dan pelatih Barcelona 1988 - 1996).


Total Football adalah penguasaan area, di mana pemain bisa saling menggantikan seperti aliran fluida, pada satu saat pemain sebagai back, jika bergerak bisa jadi gelandang dan pada saat penyerang bisa jadi penyerang, dan sebaliknya. Kepentingan utama adalah penguasaan wilayah. Sayang sekali total football saat ini sudah mulai ditinggalkan oleh Belanda karena saat ini sudah mengarah pada effectivefootball.


Effective Football adalah bola yang mengandalkan kekuatan, kecepatan dan stamina dengan tujuan utama adalah kemenangan. Untuk kesebelasanBelanda peralihan ini dimulai sejak Guus Hiddink dan diteruskan olah Bert van Marwijk.


Nah dalam pertandingan final ini, kita akan melihat apakah total football akan mengalahkan effective football, atau sebaliknya ? Total Football diwakili Spanyol hasil didikan "Belanda" Johan Cruyff, sedangkan Effective Football melekat pada kesebelasan Belanda saat ini. Sya pribadi masih ingin melihat Total Football yang indah daripada Effective Football yang hanya mengandalkan kemenangan. Mari kita tunggu bersama mana yang menang, Spanyol atau Belanda. Gurita Paul telah memilih Spanyol, kita lihat hasil sebenarnya.

Sabtu, 10 Juli 2010

Joachim "Jogi" Lw : From Zero to Hero-nya Jerman

Awalnya Jerman di Piala Dunia 2010 tidak diperhitungkan, bahkan diragukan akan mencapai restasi seperti waktu-waktu sebelumnya. Adalah Joachim Lw yang berhasil membalik sudut pandang banyak pihak dari tidak diperhitungkan menjadi disegani, dihormati dan menaikkan martabat dan harga diri bangsa Jerman.


Joachim Lw Sang Ekstrensik sering disebut Pelatih paling fashionable (terkenal dengan Sweater birunya), mulai melatih Kesebelasan Nasional Jerman sejak 2006. Prestasi terbesarnya yaitu berhasil membawa regenerasi team jerman, membawa Jerman jadi Runner-up Piala Eropa tahun 2008 dikalahkan Spanyol 0 : 1, dan mencapai semifinal Piala Dunia 2010 lagi-lagi dikalahkan Spanyol 0 : 1.


Sebelumnya sebagai asisten Jrgen Klinsmann, Jerman mencapai Posisi 3 Piala Konfederasi FIFA 2005 dan posisi 3 Piala Dunia 2006. Sebelumnya namanya berlum terkuak di media karena hanya membawa VfB Stuttgart (kesebelasan Jerman) jadi Finalis Piala Cup Winners Eropa tahun 1998 dan membawa Wacker Tirol (Kesebelasan Austria) menjadi Juara Austria tahun 2002. Menjadi asisten Jrgen Klinsmann (setelah beremu di sebuah sekolah pelatih) pada Kesebelasan Nasional jerman mulai 1 Agustus 2004 serta meneruskan jadi Kepala Pelatih kesebelasan Jerman tahun 2006 karena dianggap Jrgen Klinsmann bisa meneruskan idea filosofi bermain Jerman hasil racikan keduanya dan Jogi meruapkan ahli taktik (tactician) yang sangat berbakat.


Joachim "Jogi" Lw lahir tahun 1960 (50th) sebagai pemain banyak bermain di beberapa kesebelasan Jerman dan untuk Jerman hanya bermain 4 kali di kesebelasan Jerman usia-21. Namun sebagai pelatih Kesebelasan Jerman dari 55 pertandingan menang 38 kali (69,1%) dan seri 8 kali, atau 83% tak terkalahkan. Jogi merupakan pelatih Jerman dengan kinerja kemenangan terbesar (69,1%), bahkan mengalahkan pelatih sebelumnya yaitu Berti Vogts (1990 -1998, 64,7%), Helmut Schon (1964 -1978, 62,6%, Jerman Juara Piala Dunia 1974), Franz Beckenbauer (1984 -1990, 51, 5%, Jerman Juara Piala Dunia 1990) dan Sepp Herberger (19361942 dan 19501964, 56.8%, Jerman Juara Piala Dunia 1954).


Profil unik dari pelatih Jerman termasuk Jogi yaitu memperhitungkan dan mempersiapkan banyak hal untuk kesebelasan Jerman secara keseluruhan. Secara alami, dengan sentuhan khusus yang berkelas, sangat disegani dan dihargai oleh fans kesebelasan Jerman. Pengetahuan tentang teknis, persiapan yang matang dan analis yang tajam banyak memberikan kenangan dan penghormatan dari banyak pihak. Hal penting yang diwariskan pada kesebelasan Jerman adalah regenerasi pemain Jerman yang rata-rata hanya sekitar 26 tahun tersebut merupakan poin tersendiri bahwa Jerman akan banyak berbuat di masa 4 tahun ke depan bahkan Piala dunia 2014 di Brasil nanti.


Khusus kinerja selama Piala Dunia 2010, dari 6 pertandingan sampai perempat final team Jerman telah memasukkan 13 goal (2,17 per pertandingan) dan kemasukan 3 (0,5 per pertandingan). Sampai saat ini Jerman bisa mempertahankan gelarnya sebagai Semifinalis Sejati.


Jogi memang baru bisa mencapai semifinal, namun kerja keras, perjuangan dan usahanya telah memupuk benih-benih pemain muda dan berbakat di Jerman. Di Masa datang kesebelasan Jerman akan patut disegani dan dihormati baik dengan elatih Jogi atau tidak. Selamat Bung Jogi Anda telah berhasil melakukan Regenerasi di Team Jerman.


Jumat, 25 Juni 2010

PD 2010 : Tersingkir secara Tragis Mantan Juara Perancis dan Italia

Nama besar kesebelasan sepak bola tidak menjamin prestasi saat ini. Bola itu bundar. Segala kemungkinan bisa terjadi. Kinerja atau prestasi masa lalu belum tentu berkorelasi dengan kinerja atau prestasi saat ini.Seharusnya untuk Perancis (Juara Piala Dunia 1998, Juara Eropa 1984 dan 2000, Medali Emas 1984, Ranking FIFA 9) dan Italia (Juara Piala Dunia 1934, 1938, 1982, 2006, Juara Eropa 1968 , Medali Emas 1936, Ranking FIFA 5) di atas kertas lolos dari babak pertama. Kenyataannya Perancis dan Italia tersingkir dengan tragis.



Perancis hanya memperoleh nilai 1 hasil mengimbangi Uruguay 0 : 0. Dua pertandingan lainnya mengalami kekalahan dengan Meksiko 0:2 dan Afsel 1 :2. Kebobolan 4 gol dan hanya mampu menggolkan 1 gol dari Florent Malouda. Pasukan penyerang Perancis : Sidney Govou, Franck Ribery, Andre Pierre Gignac, Nicolas Anelka, Thierry Henry, Djibril Cisse, dan Mathieu Valbuena tak satupun berhasil menggolkan bola ke gawang lawan.
Perancis dibayang-bayangi konflik internal, bermula dari emosi Nicolas Anelka kepada Pelatih Raymond Domenech yang membuat Federasi Sepak Bola Perancis alias French Federation Football (FFF) mengambil langkah tegas dengan memulangkannya lebih awal. Berikutnya ke-22 pemain Perancis tersisa kompak mogok latihan dan konflik tersebut berdampak kekalahan pertandingan erakhir dengan Afsel 1 : 2. Dengan tertunduk lesu team Perancis pulang kandang bahkan dengan pesawat kelas ekonomi.
Italia yang berada di group F hanya berhasil menghasilkan nilai 2, hasil imbang masing-masing 1 : 1, baik dengan Paraguay dan Selandia Baru. Seharusnya Itali cukup imbang dengan gol minimal 2 : 2 untuk dapat tiket ke babak 2. Ternyata dewi fortuna tidak berpihak pada Itali. Itali tersingkir karena dikalahkan Slowakia 2 : 3.
Italia adalah dambaan dan unggulan banyak pihak. Dalam pertandingan terakhir jika dikaji ada kejadian yang bisa diperdebatkan saat Fabio Quagliarella pada menit ke-66 menembakkan bola dari daerah pinalti ke tengah gawang Slowakia yang mebentur kaki sebelah Skrtel. Posisi berdiri Skrtel yang mengangkangi garis gawang, satu kaki di luar garis sedangkan satu kaki di dalam garis batas. Sulit ditentukan gol atau bukan. Kenyataannya, wasit Howard Webb menyatakan itu bukan gol. Satu lagi pada menit 90' +5' tendangan kaki kanan dari Simone Pepe yang berada dekat gawang melebar. Jika lebih tenang sedikit mungkin sejarah bisa lain.
Ada juga yang memberikan pengandaian, Alessandro Del Piero (striker/penyerang senior) dan Francesco Totti(playmaker dan inspirator) jika dipanggil cerita Itali bisa berbeda. Untungnya pelatih MArcello Lippi mengakui bahwa kekalahan Itali adalah kesalahannya.
Dua mantan Juara Dunia, Perancis dan Itali harus pulang kandang Pelajaran penting bahwa kinerja masa lalu tidak menjamin prestasi ke depan. Kesebelasan yang terbaik, berlatih keras, berusaha keras dan bermental juaralah yang akan terseleksi dan mengangkat Piala Dunia tahun 2010 ini.

PD 2010 : Tersingkir secara Tragis Mantan Juara Perancis dan Italia

Nama besar kesebelasan sepak bola tidak menjamin prestasi saat ini. Bola itu bundar. Segala kemungkinan bisa terjadi. Kinerja atau prestasi masa lalu belum tentu berkorelasi dengan kinerja atau prestasi saat ini.Seharusnya untuk Perancis (Juara Piala Dunia 1998, Juara Eropa 1984 dan 2000, Medali Emas 1984, Ranking FIFA 9) dan Italia (Juara Piala Dunia 1934, 1938, 1982, 2006, Juara Eropa 1968 , Medali Emas 1936, Ranking FIFA 5) di atas kertas lolos dari babak pertama. Kenyataannya Perancis dan Italia tersingkir dengan tragis.



Perancis hanya memperoleh nilai 1 hasil mengimbangi Uruguay 0 : 0. Dua pertandingan lainnya mengalami kekalahan dengan Meksiko 0:2 dan Afsel 1 :2. Kebobolan 4 gol dan hanya mampu menggolkan 1 gol dari Florent Malouda. Pasukan penyerang Perancis : Sidney Govou, Franck Ribery, Andre Pierre Gignac, Nicolas Anelka, Thierry Henry, Djibril Cisse, dan Mathieu Valbuena tak satupun berhasil menggolkan bola ke gawang lawan.
Perancis dibayang-bayangi konflik internal, bermula dari emosi Nicolas Anelka kepada Pelatih Raymond Domenech yang membuat Federasi Sepak Bola Perancis alias French Federation Football (FFF) mengambil langkah tegas dengan memulangkannya lebih awal. Berikutnya ke-22 pemain Perancis tersisa kompak mogok latihan dan konflik tersebut berdampak kekalahan pertandingan erakhir dengan Afsel 1 : 2. Dengan tertunduk lesu team Perancis pulang kandang bahkan dengan pesawat kelas ekonomi.
Italia yang berada di group F hanya berhasil menghasilkan nilai 2, hasil imbang masing-masing 1 : 1, baik dengan Paraguay dan Selandia Baru. Seharusnya Itali cukup imbang dengan gol minimal 2 : 2 untuk dapat tiket ke babak 2. Ternyata dewi fortuna tidak berpihak pada Itali. Itali tersingkir karena dikalahkan Slowakia 2 : 3.
Italia adalah dambaan dan unggulan banyak pihak. Dalam pertandingan terakhir jika dikaji ada kejadian yang bisa diperdebatkan saat Fabio Quagliarella pada menit ke-66 menembakkan bola dari daerah pinalti ke tengah gawang Slowakia yang mebentur kaki sebelah Skrtel. Posisi berdiri Skrtel yang mengangkangi garis gawang, satu kaki di luar garis sedangkan satu kaki di dalam garis batas. Sulit ditentukan gol atau bukan. Kenyataannya, wasit Howard Webb menyatakan itu bukan gol. Satu lagi pada menit 90' +5' tendangan kaki kanan dari Simone Pepe yang berada dekat gawang melebar. Jika lebih tenang sedikit mungkin sejarah bisa lain.
Ada juga yang memberikan pengandaian, Alessandro Del Piero (striker/penyerang senior) dan Francesco Totti(playmaker dan inspirator) jika dipanggil cerita Itali bisa berbeda. Untungnya pelatih MArcello Lippi mengakui bahwa kekalahan Itali adalah kesalahannya.
Dua mantan Juara Dunia, Perancis dan Itali harus pulang kandang Pelajaran penting bahwa kinerja masa lalu tidak menjamin prestasi ke depan. Kesebelasan yang terbaik, berlatih keras, berusaha keras dan bermental juaralah yang akan terseleksi dan mengangkat Piala Dunia tahun 2010 ini.